Seandainya Aku Thianongnong

2 Feb 2012

#RantaiCerita adalah hastag dari kumpulan cerita yang akan ditulis oleh 20 orang blogger yang tidak saling mengenal secara pribadi. Adapun para blogger yang turut merangkai cerita adalah @IndahJuli, @mbitmbot, @agusmoen @bejanawaktu, @aniRingo, @juleahardy, @unggulcenter, @ajengkol, @wkf2010, @mataharitimoer, @harrismaul, @CiscaDV, @echaimutenan, @nandat_hekids @ari_dexter, @Rigo_ZHI, @thianongnong, @phenyukerooo, @asiariani dan saya sendiri @elafiq

Thanks untuk rekan Asmari yang pada postingan sebelumnya telah melempar mic kepada saya, baiklah saya bercerita seandainya saya Ratu Galau #eh…

*dimulai dengan deheman #uhuk #kemudianhening

Malam ini kususuri jalan Majapahit, tujuanku hanya satu. Pandanaran. Entah kenapa aku rela menyusuri jalan dengan jarak lebih dari 3 KM. Nggak punya ongkos ngangkot? bukan itu alasannya. Lagipula aku masih menyimpan beberapa lembar uang seratus ribuan. Hasil kerja kerasku mengikuti kuis di radio. Ya, aku adalah kuis hunter. Dimanapun ada kuis, disitulah ada aku. Di Facebook, Twitter, Radio, bahkan dibawah kolong jembatan sekalipun jika ada kuis pasti akan kuikuti.

Berhenti sejenak di Simpang Lima, kupegang pinggul yang rasanya mau copot. Semacam encok. Membungkung sebentar memijit-mijit kaki.

krucuk..krucuk.. tiba-tiba nada dering perutku berbunyi. Baiklah nanti makan di kaepci Pandanaran, jaraknya lumayan dekat dari Simpang Lima.

Ku ambil posisi duduk dilantai dua bagian luar, pinggir pagar pembatas. Dari sini aku bebas memandang ke arah jalanan. Hiruk pikuk lampu jalan yang ditingkahi gerimis yang tiba-tiba turun membuat suasana terasa galau. sithik-sithik galau (dikit-dikit galau-jawa), gumanku. Dengan refleks kuraih handphone, update status twitter, mendadak galau, pacar mana pacar #tepokjidat. Kemudian kulanjut melumat ayam dengan lahap, ini bukan karena doyan tapi karena memang benar-benat lapar.

Keasyikanku terusik oleh kedatangan satu keluarga yang memilih tempat duduk tak jauh dariku. Tiba-tiba aku kangen sama Papa, Mama, juga adik-adikku dirumah Solo. Sudah hampir empat tahun aku di Semarang tinggal sama Budhe. Aku jarang mudik, paling setahun sekali saat lebaran. Itupun hanya satu-dua hari dirumah, kemudian kembali lagi ke Semarang. Sedang apa ya Mama dirumah? Jadi kangen masak-masakan bareng Mama, akupun jadi bayangin masak bareng mama coba resep masakan baru.

Ku ambil handphone, update status Twitter yok masak-masakan yok. cc mama. Begitulah aku, dalam kondisi apapun aku selalu update status di Twitter. Bukan karena pengen eksis, maaf ya. Karena tanpa ngeksis aku sudah bisa eksis. Siapa sih yang nggak kenal dengan ratu galau Semarang?

Pandanganku kembali keluar ke arah jalanan. Tiba-tiba aku pengen nangis, aku kangen keluarga dirumah. Tanpa ada komando akhirnya aku mewek, mataku berkaca dan akhirnya air mata perlahan menetes. Pandanganku masih lurus ke jalanan, kusembunyikan wajah dari orang yang mungkin saja melihatku. Ingin menangis sejadi-jadinya, tapi kesedihanku mendadak hilang. Ringtone handphone orang dibelakangku bunyi nyaring kemana kemana., suara merdu Ayu TingTing membuatku ilfil untuk melanjutkan nangis. Aku nyengir-nyengir sendiri mengingat kejadian barusan. Daripada ketahuan orang dan disangka gila, akupun segera beranjak pergi.

Saat menuruni anak tangga aku berpapasan dengan anak kecil seusia lima tahun, masih terlihat imut dan lucu. Anak kecil itu menunjuk ke araku dengan tatapan polos. kenapa? tanyaku dalam hati. Kuseka air mata, siapa tau maksud anak kecil ini adalah masih ada sisa air mata. Sudah kuusap tapi tetap saja anak kecil menunjuk kearah wajahku. Kuusap bibirku, mungkin masih ada noda saus menempel. Tapi tetap saja si anak kecil setia menunjuk ke arahku. apa mungkin si anak kecil ini kagum sama aku, dalam hatiku. Saat sibuk geer dengan dugaanku sendiri, diluar dugaan anak kecil itu bicara dengan polos seolah tanpa dosa. Jidatnya lucu mbak, seketika itu aku ngacir pergi. Syemmm tenan.

**

Demikian tulisan saya tentang Seandainya saya Thianongnong, bagaimana? Semoga pembaca tidak tertidur apalagi menangis terharu karena cerita saya. :D

#RantaiCerita #Seandainya akan diteruskan oleh @juleahardy seandainya aku @mataharitimoer . Yang akur ya.. mbak ‘Gerhana’ dan kang ‘Matahari’ :)


TAGS ratu galau rantai cerita


-

Author

Follow Me