Sudah Investasi Apa?

3 Nov 2014

Sewaktu saya masih kecil, kira-kira seumuran Afika saat membintangi iklan Oreo. Gimana penampakan Afika, gemesin? iyaa Afika gemesin pengen dicubit, kalo saya gemes pengen ditendang :( Skip!

investasi-reksadana-manulifeWaktu masih kecil, kita nggak pernah mikir uang jajan. Taunya kalo pengen ini, pengen itu tinggal nunjuk. entah itu mainan atau jajan. Kadang nangis kalo nggak dibeliin, kalo udah dibeliin mainan pasti rebutan sama adek. Kalo udah rebutan pasti mainannya rusak. Kalo udah rusak minta beliin lagi.

Minta maenan - dirusakin - nangis - minta maenan lagi. Sesimpel itulah anak kecil, waktu itu belum kepikiran gimana repotnya orangtua. #tibatibakangenabahibu

Sekarang udah kerja dan punya penghasilan sendiri. Udah nggak kayak dulu, sekarang kalo beli sesuatu kudu mikir.

“Kira-kira perlu iPhone nggak yaa, nampan di dapur kayaknya perlu diganti deh.”
Atau “kira-kira perlu beli kulkas lebih gede nggak yaa, kalo cuaca panas tinggal ngadem didalam kulkas.”

Harus punya prioritas dalam membeli sesuatu, biasanya saya membagi seperti berikut:
1. Mendesak dan penting.
2. Mendesak dan tidak penting.
3. Tidak mendesak dan penting.
4. Tidak mendesak dan tidak penting.

Dengan menentukan skala prioritas seenggaknya kita bisa meminimalkan pengeluaran biaya tak terduga. Gak menduga beli Aqua sekerdus padahal yang dibutuhin satu gelas.

Irit = Pelit?
Dengan semakin meningkatnya penghasilan seseorang, biasanya diikuti dengan semakian meningkatnya KEINGINAN seseorang. Keinginan tidak sama lho dengan kebutuhan. Dalam keseharian biasanya kita makan cukup pake tahu, tempe atau telur. sesekali ayam dan daging. Tapi karena pendapatan dan penghasilan udah naik, pasti reflek pengen makanan yang lebih enak. Wajar kok. Yang nggak wajar itu kalo tiap hari mau makan daging aja harus nyembelih sapi dulu. #dikeplak :P

Buat pekerja kantoran, bawa bekal makanan dari rumah bisa jadi solusi untuk berhemat. Jangan sekali-kali malu disebut ‘hemat’ dan ‘irit’. Tapi kalo ada yang bilang ‘pelit’ terserah Anda itu orang mau dimasukin taperwer atau gelas.

Kalo udah bisa nge-rem pengeluaran berarti udah nyisihin tabungan kan? :D bisa dalam bentuk kredit motor, kredit emas, deposito atau modal usaha kecil-kecilan. Lebih nyata bentuknya daripada ‘duit lewat’. :D

Investasi
Apa yang ada dibenak Anda kalo denger kata investasi? bagaimana bentuk investasi? jawabannya pasti beragam, mulai dari properti, konveksi, tabungan deposito, asuransi jiwa dan kesehatan, logam emas, usaha ternak, saham, reksadana dan masih banyak lagi.

Investasi sama seperti tabungan, yakni menanamkan sejumlah modal dengan tujuan mendapatkan imbal hasil.

Semua jenis investasi memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing. Pun masing-masing individu memiliki profil resiko yang berbeda pula.

Salahsatu bentuk investasi yang dapat Anda pilih adalah Reksadana Manulife. Investasi dalam bentuk reksa dana memang berbeda dengan bentuk investasi lain. Hasil dari investasi ini dapat dirasakan dalam jangka waktu panjang. Berbeda dengan deposito atau saham yang nilanya dapat terus Anda pantau atau tentukan sendiri.

Apa itu reksa dana?
Jika saya boleh menganalogikan, investasi dalam bentuk reksa dana semacam memelihara hewan peliharaan di hutan. Kita membiarkan hewan peliharaan tersebut menentukan nasibnya sendiri, mulai mencari makan hingga beranak pinak. Semacam itulah jika kita berinvestasi dalam bentuk reksa dana, kita mempercayakan Manager Investasi Manulife untuk mengelola dana kita.

Investasi reksa dana berisiko dong? semua jenis investasi memiliki resiko, pilihannya untung atau rugi. Bagi saya lebih baik berinvestasi, karena tanpa investasi nilai uang akan digerogoti inflasi.

Keuntungan investasi dalam bentuk reksa dana:

  • Terjangkau, dengan nilai 100.000,- Anda sudah bisa berinvestasi
  • Tidak dibutuhkan pengetahuan pasar dan makroekonomi, biarkan Manager Investasi mengelola reksa dana Anda.
  • Hemat Waktu, Anda tidak perlu memantau pergerakan harga dan imbal hasil, itu tugas Manager Investasi.
  • Transparan, Nilai Aktiva Bersih dan kinerja reksa dana dapat dipantau di surat kabar atau situs internet dibawah pengawasan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) sesuai dengan UU Pasar Modal.

Jika Anda tertarik dengan investasi reksa dana, Anda dapat mencari informasi lebih jelas diReksadana Manulife.

PT. Manulife Aset Manajemen Indonesia
website: reksadana-manulife.com
(021) 2552 2255
@manulifeRD

Apa investasi yang sudah Anda pilih? apa alasan Anda memilih investasi tersebut? Thanks fof sharing :D


TAGS investasi reksadana manulife


-

Author

Follow Me