• 2

    Nov

    Tak Ada Kereta, Bus Pun Jadi

    28-30 Oktober lalu, bareng rombongan dari Semarang menuju Sidoarjo untuk menghadiri acara Blogger Nusantara. Sudah direncanakan jauh-jauh hari rombongan akan berangkat menggunakan kereta api ekonomi. Kereta tersebut berangkat dari Jakarta singgah di Semarang kemudian melanjutkan perjalanan ke Stasiun Pasar Turi (Surabaya). Pagi hari di tanggal keberangkatan (28/10), saya tanyakan kapan tiket bisa dibeli. Seorang petugas menjawab tiket bisa dibeli jam 12 malam, jam keberangkatan kereta. Untuk mengantisipasi tidak kebagian tiket, saya kembali bertanya apakah tiket bisa di beli pada sore hari. Jawaban yang dilontarkan petugas sama, jam 12 mas, jawabnya singkat, mungkin agak kesal karena saya memang sedikit ngotot agar tiket bisa dibeli beberapa jam sebelum berangkat. Dan menurut saya wajar.
  • 3

    Aug

    Sabar adalah Hobby

    Selama bulan Ramadhan aktifitas kegiatan berubah dari hari biasanya. Namun demikian jangan sampai menjadikan kita malas untuk beraktifitas. Misalnya Anda memiliki hobby olahraga futsal, bisa dilakukan menjelang berbuka puasa atau setelah sholat terawih. Intinya meski aktifitas kita terbatas jangan menjadikan kita untuk berhenti beraktifitas. :) Tenggelam dalam kesibukan mungkin membuat kita lupa dengan rasa lapar dan dahaga, tiba-tiba waktunya Magrib dan berbuka puasa. Semua berjalan seperti biasanya. Deadline skripsi saya tinggal dalam hitungan minggu, tapi masih banyak yang perlu dibenahi. Ini membuat saya harus ekstra bekerja keras dibanding hari biasanya. Begadang tiap malam menjadi kewajaran, sambil menunggu sahur nyicil Skripsi (kalo nggak males). Kemudian tidur setelah Shubuh dan b
  • 1

    Aug

    Kentut Membatalkan Puasa

    kalo kentut, puasa batal nggak kak? batal kok kalo kencing nggak? kan beda *manggut-manggut* Dialog diatas terjadi antara saya dan sepupu saya belasan tahun lalu, saat itu saya kelas satu SD dan sepupu saya lima tahun diatas saya. Memang beda sih kencing dengan kentut, saya hanya manggut-manggut mendengar jawaban darinya itu. Suatu hari saat berpuasa saya kentut, teringat apa yang pernah dikatakan oleh sepupu saya. Dengan pede-nya saya mengklaim bahwa puasa saya batal dan langsung ngeloyor ke warung beli es sirup, warnanya yang merah menyala memang bikin ngiler apalagi ditambah embun es yang menempel pada plastik. Hmm.. suegerrrr. Ditengah perjalanan pulang saya bertemu seorang teman, dia menanyakan prihal saya nggak puasa. Dengan pede-nya pun saya jawab, puasa saya batal karena habis ken
  • 31

    Jul

    On The Spot at Dugderan Semarang

    OTS atau On The Spot adalah istilah yang digunakan dotS (Komunitas Blogdetik Semarang) untuk mengunjungi suatu tempat atau acara kemudian mereviewnya. Dan kali saya bareng teman-teman dotS melakukan OTS berkunjung ke Dugderan, sebuah pasar dan hiburan yang diadakan menjelang bulan Ramadhan. Dugderan di Semarang diadakan di lingkungan pasar Johar, banyak sekali pedagang yang berjualan serta arena hiburan permainan. Di Dugderan dapat dijumpai pedagang yang menjual mainan kerajinan, pakaian, sandal, sepatu, perabot pecah belah hingga makanan. Sedangkan wahana permainan ada rumah hantu, helicopter mini, perahu ayun, odong-odong dan kereta Banyak pengunjung yang sengaja datang sendiri, bareng keluarga, temen, pacar, gebetan, mungkin juga selingkuhan #eh :D Kali ini OTS mencoba menikmati sajia
  • 28

    Jul

    Alasan Memilih Lagu

    Menjadi sebuah kewajaran memutar lagu yang disukai. Apapun alasannya mulai dari karena penyantinya itu sexy, ganteng, cantik, macho, atau keren, pokoknya segala sesuatu yang berkaitan dengan fisik atau karena lagunya mereka memang easy listening dengan lirik yang mudah dicerna dan musik yang sesuai dengan selera Anda. Sah-sah saja. Pertanyaannya apakah wajar jika hanya ada satu lagu di daftar playlist, dan itu diputer berulang-ulang. Ini dilakukan bukan karena satu lagu yang dipunya dalam hardisk, ada alasan tersendiri mengapa hanya satu lagu yang diputer. Seperti yang saya lakukan saat ini. Saya memilih lagunya Samsons Bukan Diriku nangkring di winamp saya. Beberapa alasan mengapa saya memilih lagu ini. Lagu-lagu Samsons di album perdana (Naluri Lelaki) secara keseluruhan bisa dibilang b
  • 27

    Jul

    Mimisan Gara-Gara Briptu Eka

    Sabtu pagi (23/07) bertempat di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Sharing Keliling mengadakan acara workshop. Workshop terbagi dalam tiga kelas: menulis, video dan foto. Masing-masing kelas dipandu oleh pemateri yang ekspert dibidangnya, PamanTyo (menulis), Shasha (foto) dan Motulz (video). Workshop ini merupakan kerja bareng antara Sharing Keliling dan Internet Sehat. Workshop diikuti oleh pelajar/ mahasiswa dari berbagai sekolah dan universitas di Semarang dan sekitarnya. Selepas magrib, ditempat yang sama digelar #obsat (Obrolan Langsat). Sebuah diskusi yang biasanya dilakukan para onliners di Jakarta dengan mengangkat sebuah tema, sekarang giliran Semarang menjadi tujuan obsat. Sarasehan ini merupakan rangkaian acara XLNetRally yang dilakukan para onliner dan blogger dari berbagai kota
  • 20

    Jul

    Curhat Mantan Pemred

    Dini hari, tepat 20 Juli setahun yang lalu. Saya dan teman-teman Internet Club masih melek, beberapa diantaranya sibuk mempersiapkan acara launching majalah Cyber Media. Ada yang masih sibuk menjilid majalah yang akan dibagikan kepada mahasiswa saat acara launching nanti. Sedangkan saya masih sibuk bikin video rekaman sambutan. Memang pada dasarnya saya nggak pede didepan kamera, pengarah gaya + pengambil gambar harus kerja keras. Beberapa kali take berakhir cut, harus diulang lagi dan lagi. Meski saya menyampingi dan tidak langsung menghadap kamera, perasaan kurang pede tetap muncul. Akhirnya diambil gambar yang menurut kami terbaik, ya begitulah daripada kita belum tidur padahal acara mulai pagi. Thanks to Gadulz dan Purpleinland yang sudah saya repotin sepanjang malam itu, meski apa ya
  • 4

    Jul

    NII juga Manusia

    Suatu hari Pak Bambang, sesepuh di tempat saya tinggal datang ke kos. Beliau mensosialisasikan ketertiban penghuni kos. Pak Bambang bilang NII rak usah tinggal ning lingkungan kene, marai ganggu (bahasa Jawa). NII nggak usah tinggal di lingkungan sini, ganggu Seketika itu saya terkejut, bukan karena saya mantan atau bahkan anggota NII (Negara Islam Indonesia). Saya tergelitik apa salah NII hingga Pak Bambang bicara seperti itu. Apakah Pak Bambang sudah pernah disakiti NII atau memang tahu seluk beluk NII sehingga tahu bahayanya. Atau hanya karena terdoktrin media bahwa NII adalah salah, apapun alasannya yang penting NII salah. Apakah Pak Bambang tidak keberatan jika warganya ada yang menjadi pejabat dan kebetulan koruptor? Saya belum tanya Pak Bambang jadi belum dapat jawaban. Lingkungan

Author

Follow Me