• 21

    Mar

    Menyapa dengan Sederhana

    Kupandangi layar handphone, deretan angka digital telah menunjukan pergantian hari. Angka 00.00 terlihat cantik dan manis, tapi tak seperti apa yang kurasakan sekarang. Aku merasa gelisah menunggu SMS balasan dari seseorang. Ku buka inbox berkali-kali, meski sebenarnya aku tahu tak ada pesan baru yang masuk. Sent item terakhir adalah 45 menit yang lalu, tapi rasanya sangat lama sekali untuk menunggu sebuah SMS balasan. Sudah tidurkah? Mungkin saja, padahal sebelumnya ia sempat katakan belum ngantuk setelah tidur siang tadi. Ku tak ingin mendebatkan apakah ia sudah tidur atau belum. Yang pasti semacam ada rasa segan untuk sekedar mengucapkan selamat tidur. Di satu sisi aku memang sengaja tak mengucapkannya. Aku sengaja memilih diliputi rasa rindu yang tak sempat kuungkapkan. Bukannya aku t
  • 25

    Nov

    Kita, Aku dan Kamu tanpa Dia

    Rintik hujan dan pekat malam adalah pertemuan kita, aku dan kamu. Begitu hangat ditengah beku yang terjadi. Akhirnya kita bercengkrama entah dari mana mulanya. Sempat kau terisak, bukan bermaksud tak sopan kucoba berikan pelukan hangat untukmu. Namun kuurungkan, kau telah memiliki kekasih yang lebih berhak dari sekedar memelukmu. Kugenggam pangkuanmu, tak lebih. Ceria tawa dan senyum yang lama tak kulihat, membuat hatiku berbunga. Lebih indah dari bunga bermekaran di taman. Lebih bahagia dari mereka yang puas menikmati buah durian satu keranjang penuh. Tiada tara nikmatnya. Bahkan jika kebahagian ini harus ditukar dengan buah durian itu aku akan menolaknya. Karena aku lebih memilih bengkuang daripada durian. Ah, aku jadi ngaco. Pertemuan yang singkat membuat salah satu syaraf otakku tak b
  • 11

    Nov

    Untuk Laki-Laki yang Mencintai Kekasihku

    Teman, aku tahu kau berada diposisi yang tak nyaman. Mencintai perempuan yang juga aku cintai. Perempuan yang jauh lebih dulu aku cintai sebelum kau. Perempuan yang sama-sama kita kenal sebagai teman, awalnya. Aku kaget ketika kau katakan juga mencintainya, perempuan yang juga aku cintai. Mungkin sama kagetnya ketika dulu kau tahu perempuan yang kau cintai juga dicintai orang lain. Orang lain itu juga temanmu. Bagaimana rasanya? Baiklah jika kau keberatan kusebut menikam dari belakang, karena tak pernah ada ikatan antara aku dengan perempuan yang sama-sama kita cintai. Sehingga sah-sah saja siapapun mencintainya, termasuk kau. Aku yakin kau sudah belajar dari pengalaman, Kau pernah tertikam dari belakang, tapi kini kau menikam orang lain. Dari belakang pula. Mungkin bukan maksudmu untuk m
  • 28

    Jul

    Alasan Memilih Lagu

    Menjadi sebuah kewajaran memutar lagu yang disukai. Apapun alasannya mulai dari karena penyantinya itu sexy, ganteng, cantik, macho, atau keren, pokoknya segala sesuatu yang berkaitan dengan fisik atau karena lagunya mereka memang easy listening dengan lirik yang mudah dicerna dan musik yang sesuai dengan selera Anda. Sah-sah saja. Pertanyaannya apakah wajar jika hanya ada satu lagu di daftar playlist, dan itu diputer berulang-ulang. Ini dilakukan bukan karena satu lagu yang dipunya dalam hardisk, ada alasan tersendiri mengapa hanya satu lagu yang diputer. Seperti yang saya lakukan saat ini. Saya memilih lagunya Samsons Bukan Diriku nangkring di winamp saya. Beberapa alasan mengapa saya memilih lagu ini. Lagu-lagu Samsons di album perdana (Naluri Lelaki) secara keseluruhan bisa dibilang b
  • 6

    Jun

    Adakah Syarat Ikhlas?

    Kemarin siang gue OL Facebook. Dari inbox message gue tau kalo ada chat terakhir dari Gee yang belum sempet gue bales. Sebelumnya gue habis chat sama Gee, gara-gara koneksi cenat-cenut makanya masuk inbox message. Gue buka tab chat. Klik profil Gee. Ada yang beda, nggak biasanya nampangin hubungan (relationship) dengan someone. Trus? Nama orang ini beda dengan sebelumnya. Bisa aja lo bilang mungkin pacarnya ganti nama? atau ‘ini pacar barunya. Bukan kalimat itu yang nyantol di jidat gue. Sumpah. Gue yakin banget kalo kenal nama cowok itu. Sampe-sampe gue ngeja namanya buat mastiin sekali laggi. kali aja kebetulan namanya sama? nggak. Walopun ukuran poto cuma seuprit, gue tetap kenal dengan orang itu. Cowok yang sekarang jadi pacar Gee. Buat ngebuktiin, gue buka profil tu cowok. Baga
-

Author

Follow Me